ZMedia Purwodadi

SEGMEN DIAMOND CORE BIT

Table of Contents

 

Segmen mata bor intan (diamond core bit segmentsmerupakan Komponen ujung pemotong (cutting edge) yang nantinya dilas (biasanya menggunakan las perak/laser) pada tabung baja core drill untuk melubangi material keras.

PEMESANAN 

FUNGSI UTAMA

Segmen ini dirancang khusus untuk proses pemesinan dan pengeboran material dengan tingkat kekerasan tinggi (heavy duty). Fungsi utamanya meliputi:

  • Pengeboran Inti (Core Drilling): Mengikis material dalam bentuk lingkaran untuk menghasilkan lubang silindris sempurna sekaligus mengambil sampel inti (core).
  • Aplikasi Material Terbuka: Digunakan untuk menembus beton bertulang (reinforced concrete), batu alam (batu andesit, granit, marmer), aspal, serta batuan keras dalam eksplorasi tambang atau geoteknik.

STRUKTUR & KOMPOSISI MATERIAL

Segmen ini tidak terbuat dari intan utuh, melainkan sebuah komposit matriks logam:

  • Serbuk Intan Sintetis (Diamond Grits): Partikel-partikel intan berukuran mikro didistribusikan secara merata di dalam segmen. Intan inilah yang melakukan pemotongan/pengikisan aktual.
  • Matriks Pengikat Logam (Metal Bond Matrix): Campuran serbuk logam (seperti kobalt, tembaga, besi, atau tungsten) yang dipres panas (hot-pressed). Matriks ini berfungsi memegang partikel intan di tempatnya.
  • Desain Alur (Grooves/Flutes): Jika Anda perhatikan pada foto, permukaan segmen memiliki alur atau garis-garis memanjang. Alur ini berfungsi penting untuk memperlancar aliran air pendingin (coolant) serta membantu membuang sisa serbuk pengikisan (slurry/cutting chips) agar mata bor tidak macet dan mengalami overheating.

MEKANISME KERJA (SELF SHARPENING)

Segmen mata bor intan bekerja dengan prinsip pengikisan (abrasion), bukan pemotongan tajam seperti pahat bubut baja.

  • Saat berputar dan ditekan, partikel intan yang menonjol akan mengikis material target.
  • Seiring berjalannya proses, partikel intan yang aktif akan tumpul dan pecah.
  • Di saat yang sama, gesekan akan mengikis matriks logam pengikat secara perlahan.
  • Terkikisnya matriks logam ini akan memunculkan lapisan partikel intan baru yang masih tajam di bawahnya. Proses ini disebut dengan sifat self-sharpening (mengasah diri sendiri).

PEMILIHAN JENIS IKATAN (BOND)

Dalam dunia pemesinan dan konstruksi, kekerasan matriks logam (ikatan/bond) harus disesuaikan secara terbalik dengan material yang dibor:

  • Hard Bond (Ikatan Keras): Digunakan untuk mengebor material yang lunak tapi abrasif (seperti aspal atau batulanau), agar segmen tidak cepat habis.
  • Soft Bond (Ikatan Lunak): Digunakan untuk mengebor material yang sangat keras (seperti beton mutu tinggi atau granit). Matriks harus cepat terkikis agar intan baru yang tajam segera muncul dan bor tidak "blunt" (tumpul/mengkilap tanpa memotong).



-= TERIMA KASIH =-

Posting Komentar